36 views


Semarang – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyelenggarakan rapat koordiniasi awal dan silaturrahmi Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) seluruh Indonesia (5/6/2026) melalui daring. SMAN 3 Semarang adalah salah satu sekolah yang telah ditetapkan menjadi SUGT tahun 2026.

 

Pada awal rapat koordinasi Dirjen Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani menyambut dengan antusias dan optimis kepada sekolah yang bergabung dengan program Sekolah Transformasi Garuda. Sebelumnya terdapat 12 sekolah yang bergabung pada tahun 2025 dan 30 sekolah yang bergabung di tahun 2026,” tegasnya.
Proses pemilihan Sekolah Unggul Garuda Transformasi dilakukan oleh tim ahli yang disediakan Kemdiktisaintek dengan teliti dan selektif, mengingat tujuan dari program Sekolah Unggul Garuda Transformasi adalah membentuk lulusan yang berdaya saing global dan bisa masuk perguruan tinggi top dunia.

Direktur Strategi dan Sisten Pembelejaran Transformatif Kemdiktisaintek, Ardi Findyartini menyampaikan bahwa SUGT yang telah dipilih berdasarkan rekam jejaknya dalam pembinaan prestasi peserta didik khususnya dalam bidang akademik. Dalam kesempatan tersebut Ardi Findyartini menjelaskan tentang peran guru, murid, dan college conselor, sehingga sekolah yang baru bergabung bisa mendapat gambaran secara umum dan konkret dalam melaksanakan program tersebut. Nanti dalam pelaksanaannya sekolah akan didampingi dari perguruan tinggi yang ditetapkan dari Kemdiktisaintek.

Sementara itu, Rusmiyanto, Kepala SMAN 3 Semarang dalam sesi perkenalan menyampaikan terima kasih ditetapkan SMAN 3 Semarang menjadi salah satu SUGT oleh Kemdiktisaintek. “SMAN 3 Semarang merupakan sekolah riset yang terletak di tengah kota Semarang, di depan Balaikota. Kami siap melaksanakan dan menyukseskan program SUGT,” jelasnya. (Fitriyani)