Bumi Gahnesa.  Sebanyak 800-an siswa SMA Negeri 3 Semarang mengikuti program vaksinasi Covid-19 di Kampus SMA Negeri 3 Semarang, Jalan Pemuda 149.  Vaksinasi yang dilakukan oleh Tim dari Puskesmas Semarang Tengah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang, dan pihak sekolah dilaksanakan hari ini 19 Juli 2021.

Kepala SMA Negeri 3 Semarang, Drs. Wiharto, M.Si. mengatakan bahwa vaksinasi di sekolah, khususnya di SMA Negeri 3 Semarang, merupakan tindak lanjut progam pemerintah untuk usia 12-18 tahun. “Oleh karena itu, kami menyambut baik dan sangat proaktif agar program vaksinasi terlaksana,” ujar Wiharto dalam keterangannya, Senin, 19 Juli 2021. “Selain itu, program vaksinasi untuk pelajar ini juga dilakukan dalam rangka persiapan untuk menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) walaupun waktu pelaksanaan belum bisa dipastikan,” imbuh Wiharto.

Hari ini, Senin 19 Juli 2021 merupakan kegiatan vaksinasi dosis pertama. Dosis kedua akan diberikan pada Senin, 16 Agustus 2021 mendatang. Vaksinasi Covid-19 untuk siswa SMA Negeri 3 ini menggunakan vaksin Sinovac dan dilaksanakan di Kampus SMA Negeri 3 Semarang.

Vaksinasi Covid-19 ini diselenggarakan khusus untuk siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Semarang.Tidak ada peserta lain yang ikut vaksinasi. Para guru dan karyawan SMA N 3 Semarang pada beberapa waktu yang lalu sudah melakukan vaksinasi semua.

Dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 di SMA Negeri 3 Semarang juga dihadiri langsung oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi, S.E., M.M.. Tampak hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang mendampingi Wali Kota. Dalam sambutannya, Hendra Prihadi berpesan agar para siswa tidak perlu takut di vaksin, karena vaksin sebagai salah satu cara perlindungan pribadi terhadap penyebaran virus covid-19.

Orang tua murid salah satu siswa SMA Negeri 3 Semarang, Tarisno menyambut baik dilakukanya vaksinasi di sekolah. “Membuat tenang hati orang tua, karena putra-putri kami sudah dapat divaksin, sekaligus menjadi bagian dari herd immunity yang menjadi program Pemerintah,” katanya.

Sementara itu, menurut salah satu siswi yang ikut program vaksinasi, Wina Aulia Martyadewi, bahwa program vaksinasi ini membuat tenang pikirannnya. “Nggak sakit, nggak takut, saya sangat senang mengikuti kegiatan vaksinasi ini karena ingin cepat masuk sekolah,” ucap Wina.

Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Hubungan Kemasyarakatan Arief Setyayoga mengatakan, seluruh peserta didik menerima suntik vaksin dalam sehari. Mekanisme vaksin dilakukan secara bergantian. Pembagian kelas dibagi tiga sesi. Dalam satu sesi, pihaknya dapat melayani enam kelas. Sehingga dalam tiap dua jam, satu angkatan selesai disuntik. “Dalam hal ini kami bekerja sama dengan Puskesmas dan DKK. Nakes didatangkan dari Puskesmas Semarang Tengah,” katanya.

Saat vaksinasi, para siswa hanya menunjukkan fotokopi Kartu Keluarga (KK) di meja pendaftaran ulang. Vaksinasi dimulai siswa kelas X pada pukul 07.30, dan dilanjutkan siswa kelas XI pada dua jam berikutnya. Yoga mengatakan, pihak sekolah menyediakan 14 meja screening kesehatan dengan puluhan kursi berjajar di Ruang M Ichwan SMA N 3 Semarang. Untuk penyuntikan tersedia di ruang ruang kelas yang telah di desain sedemikian rupa. Ia menambahkan, dengan memvaksin semua peserta didiknya merupakan langkah awal untuk mencapai herd immunity. Dengan begitu, sekolahnya memenuhi salah satu syarat untuk mengadakan pembelajaran tatap muka. Tentunya bila kondisi telah membaik dan sudah ada arahan dari pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *